Memiliki bentuk tubuh ideal bukan sekadar soal penampilan, tapi juga investasi kesehatan jangka panjang. Di tengah maraknya berbagai tren diet, bunga rosella muncul sebagai primadona alami yang diklaim mampu membantu melunturkan lemak. Namun, apa kata dunia medis mengenai hal ini?
Dilansir dari laman kesehatan Halodoc, bunga rosella mengandung zat interaktif yang dapat menghambat penyerapan lemak dan karbohidrat dalam tubuh. Ekstrak rosella bekerja dengan cara mengurangi penyerapan pati dan glukosa, yang jika berlebihan dapat memicu kenaikan berat badan.
Selain itu, rosella dikenal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sehingga tidak hanya berat badan yang terjaga, tetapi jantung pun menjadi lebih sehat.
Bukan tanpa alasan Iksan Kamil dan tim pengembang Blooma memilih bunga ini sebagai bahan utama. Berdasarkan berbagai literatur kesehatan, berikut adalah alasan mengapa rosella adalah teman terbaik program diet Anda:
Penghambat Enzim Amilase: Membantu memecah gula dan pati lebih efisien sehingga tidak menumpuk menjadi lemak.
Efek Kenyang Lebih Lama: Kandungan serat alaminya membantu menekan nafsu makan berlebih.
Detoksifikasi Alami: Membantu melancarkan pencernaan dan membuang racun melalui sistem urin (diuretik).
Agar manfaat yang disebutkan di atas bisa Anda rasakan secara optimal, perhatikan cara konsumsinya:
Pilih Produk Tanpa Gula: Pastikan Anda mengonsumsi varian yang murni atau menggunakan pemanis alami. Varian Blooma Original adalah pilihan tepat untuk menjaga asupan kalori tetap nol.
Konsisten Sebelum Makan: Minumlah satu gelas rosella hangat atau dingin 20 menit sebelum makan siang untuk membantu mengontrol porsi makan Anda.
Imbangi dengan Hidrasi: Karena rosella bersifat diuretik (memicu buang air kecil), pastikan Anda tetap minum air putih yang cukup agar metabolisme tetap berjalan lancar.